JAKARTA - Awal tahun 2026 menjadi momentum penting bagi pengguna bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi, khususnya Dexlite.
Penyesuaian harga yang dilakukan PT Pertamina (Persero) per 1 Januari 2026 langsung menarik perhatian masyarakat, terutama pemilik kendaraan diesel, pelaku logistik, dan sektor transportasi umum.
Pada Selasa, 13 Januari 2026, informasi harga Dexlite kembali menjadi topik yang banyak dicari karena adanya perubahan signifikan dibandingkan bulan sebelumnya.
Harga Dexlite hari ini resmi mengalami penurunan di sejumlah wilayah Indonesia. Kebijakan ini merupakan bagian dari evaluasi harga BBM non-subsidi yang rutin dilakukan Pertamina dengan mempertimbangkan dinamika harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, serta biaya distribusi.
Penurunan harga tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban biaya operasional, khususnya bagi sektor usaha yang sangat bergantung pada bahan bakar diesel.
Penurunan Harga Dexlite Awal Tahun 2026
Mengacu pada daftar harga BBM non-subsidi yang berlaku sejak 1 Januari 2026, harga Dexlite turun sebesar Rp 1.200 per liter.
Sebelumnya, Dexlite dijual dengan harga Rp 14.700 per liter, kini menjadi Rp 13.500 per liter di sejumlah wilayah. Penurunan ini menjadi salah satu yang cukup terasa dibandingkan penyesuaian harga pada bulan-bulan sebelumnya.
Wilayah yang menikmati harga Dexlite Rp 13.500 per liter meliputi Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.
Di daerah-daerah tersebut, harga Dexlite hari ini relatif lebih terjangkau dibandingkan wilayah lain. Kondisi ini tentu memberikan dampak positif bagi pengguna kendaraan diesel, baik untuk kebutuhan pribadi maupun kegiatan usaha.
Harga Dexlite hari ini menjadi indikator penting bagi para pelaku ekonomi, terutama sektor transportasi darat dan logistik. Dengan harga yang lebih rendah, biaya distribusi barang diharapkan dapat ditekan, sehingga berdampak pada stabilitas harga kebutuhan pokok di pasar.
Perbedaan Harga Dexlite Antarwilayah
Meski terjadi penurunan harga secara umum, tidak semua daerah mendapatkan harga Dexlite yang sama. Perbedaan harga BBM antarwilayah masih terjadi dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti jarak distribusi, kondisi geografis, serta status wilayah tertentu.
Di beberapa daerah, harga Dexlite hari ini masih dipatok lebih tinggi. Wilayah seperti Riau, Sumatera Barat, dan Kalimantan Selatan mencatat harga Dexlite sebesar Rp 14.100 per liter.
Angka ini lebih tinggi dibandingkan harga di Pulau Jawa dan Bali, namun masih lebih rendah dibandingkan harga Dexlite sebelum penyesuaian Januari 2026.
Perbedaan harga ini menjadi hal yang umum dalam sistem distribusi BBM nasional. Pertamina menetapkan harga dengan mempertimbangkan efisiensi logistik serta biaya pengangkutan ke wilayah-wilayah yang memiliki tantangan geografis lebih besar.
Harga Dexlite di Wilayah Khusus dan FTZ
Selain perbedaan antarprovinsi, harga Dexlite juga bervariasi di wilayah khusus seperti Free Trade Zone (FTZ). Di wilayah FTZ, harga BBM umumnya lebih rendah karena kebijakan perpajakan dan distribusi yang berbeda.
Sebagai contoh, di FTZ Sabang, harga Dexlite hari ini tercatat Rp 12.600 per liter. Sementara itu, di FTZ Batam, harga Dexlite dipatok Rp 12.800 per liter. Harga yang lebih rendah ini memberikan keuntungan tersendiri bagi masyarakat dan pelaku usaha di kawasan perdagangan bebas tersebut.
Keberadaan harga khusus di wilayah FTZ menjadi salah satu bentuk kebijakan pemerintah dalam mendukung aktivitas ekonomi dan perdagangan di daerah strategis. Meski demikian, harga di wilayah ini tetap mengikuti ketentuan resmi yang ditetapkan oleh PT Pertamina Patra Niaga.
Daftar Harga Dexlite Hari Ini 13 Januari 2026
Dilansir dari informasi resmi PT Pertamina Patra Niaga, berikut daftar lengkap harga Dexlite yang berlaku di seluruh SPBU Pertamina se-Indonesia sepanjang Januari 2026:
Sumatera
Aceh: Rp 13.800 per liter
FTZ Sabang: Rp 12.600 per liter
Sumatera Utara: Rp 13.800 per liter
Sumatera Barat: Rp 14.100 per liter
Riau: Rp 14.100 per liter
Kepulauan Riau: Rp 14.100 per liter
FTZ Batam: Rp 12.800 per liter
Jambi: Rp 13.800 per liter
Bengkulu: Rp 13.800 per liter
Sumatera Selatan: Rp 13.800 per liter
Bangka Belitung: Rp 13.800 per liter
Lampung: Rp 13.800 per liter
Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara
DKI Jakarta: Rp 13.500 per liter
Banten: Rp 13.500 per liter
Jawa Barat: Rp 13.500 per liter
Jawa Tengah: Rp 13.500 per liter
DI Yogyakarta: Rp 13.500 per liter
Jawa Timur: Rp 13.500 per liter
Bali: Rp 13.500 per liter
Nusa Tenggara Barat: Rp 13.500 per liter
Nusa Tenggara Timur: Rp 13.500 per liter
Kalimantan
Kalimantan Barat: Rp 13.800 per liter
Kalimantan Tengah: Rp 13.800 per liter
Kalimantan Selatan: Rp 14.100 per liter
Kalimantan Timur: Rp 13.800 per liter
Kalimantan Utara: Rp 13.900 per liter
Sulawesi dan Maluku
Sulawesi Utara: Rp 13.800 per liter
Gorontalo: Rp 13.800 per liter
Sulawesi Tengah: Rp 13.800 per liter
Sulawesi Tenggara: Rp 13.800 per liter
Sulawesi Selatan: Rp 13.800 per liter
Sulawesi Barat: Rp 13.800 per liter
Maluku: Rp 13.800 per liter
Maluku Utara: Rp 13.800 per liter
Papua
Papua: Rp 13.800 per liter
Papua Barat: Rp 13.800 per liter
Papua Selatan: Rp 13.800 per liter
Papua Pegunungan: Rp 13.800 per liter
Papua Tengah: Rp 13.800 per liter
Papua Barat Daya: Rp 13.800 per liter
Pentingnya Memantau Harga BBM Non-Subsidi
Harga Dexlite hari ini, 13 Januari 2026, menjadi acuan penting bagi masyarakat sepanjang bulan Januari. Dengan adanya perbedaan harga antarwilayah, konsumen diimbau untuk selalu memantau informasi resmi dari Pertamina sebelum melakukan pengisian BBM.
Selain Dexlite, masyarakat juga dapat mengakses informasi lengkap mengenai BBM non-subsidi lainnya seperti Pertamax, Pertamax Turbo, dan Pertamina Dex melalui laman resmi Pertamina.
Dengan informasi yang akurat dan terkini, konsumen dapat merencanakan penggunaan BBM secara lebih efisien dan sesuai kebutuhan.