BPJS

Pengemudi Mitra Gojek Kini Dapat Perlindungan JKN Lewat Kolaborasi BPJS

Pengemudi Mitra Gojek Kini Dapat Perlindungan JKN Lewat Kolaborasi BPJS
Pengemudi Mitra Gojek Kini Dapat Perlindungan JKN Lewat Kolaborasi BPJS

JAKARTA - Perkembangan ekonomi digital telah melahirkan jutaan pekerja berbasis platform yang setiap hari berkontribusi menjaga roda mobilitas masyarakat. 

Di balik fleksibilitas dan peluang ekonomi tersebut, tantangan perlindungan kesehatan masih menjadi isu penting, khususnya bagi pengemudi transportasi daring yang bekerja di lapangan dengan risiko tinggi. 

Menjawab tantangan itu, BPJS Kesehatan dan PT GoTo Gojek Tokopedia resmi menjalin kolaborasi strategis untuk memperluas akses perlindungan kesehatan bagi pengemudi mitra melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara BPJS Kesehatan dan Gojek, yang bertujuan memastikan para pekerja transportasi daring memperoleh akses perlindungan kesehatan yang berkelanjutan. 

Inisiatif tersebut dipandang sebagai langkah konkret negara dan pelaku industri digital dalam merespons dinamika ketenagakerjaan modern.

Perlindungan Sosial di Tengah Ekonomi Digital

Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan David Bangun menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari upaya negara dalam menjawab tantangan perlindungan sosial di tengah pesatnya perkembangan ekonomi digital. 

Ia menekankan bahwa JKN dirancang untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan jenis pekerjaan.

“BPJS Kesehatan hadir untuk seluruh elemen masyarakat, termasuk para pengemudi mitra Gojek yang setiap hari bekerja di lapangan dan memiliki risiko kesehatan yang tidak terduga. Melalui kolaborasi ini, dipastikan mitra Gojek dan keluarganya memperoleh perlindungan kesehatan yang setara,” ujar David.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa pekerja sektor informal dan pekerja berbasis platform digital memiliki hak yang sama untuk mendapatkan jaminan kesehatan sebagaimana pekerja di sektor formal.

Cakupan JKN Capai Lebih dari 98 Persen Penduduk

David menjelaskan bahwa berdasarkan data BPJS Kesehatan per 31 Desember 2025, cakupan kepesertaan Program JKN telah mencapai 282,7 juta jiwa atau lebih dari 98 persen total penduduk Indonesia. 

Capaian ini menjadi modal penting dalam memperluas perlindungan kesehatan, khususnya bagi kelompok pekerja yang selama ini rentan dan belum seluruhnya terlindungi.

Menurutnya, pengemudi mitra Gojek merupakan bagian dari segmen pekerja yang membutuhkan perhatian khusus karena karakteristik pekerjaan yang penuh risiko.

Dengan tingkat kepesertaan JKN yang sudah tinggi, langkah kolaboratif dengan platform digital dinilai strategis untuk memastikan tidak ada pekerja yang tertinggal dari sistem perlindungan sosial nasional.

Selaras dengan Kebijakan Pemerintah

David menambahkan bahwa perhatian terhadap pengemudi mitra Gojek juga sejalan dengan langkah pemerintah yang saat ini tengah menyiapkan regulasi terkait pelindungan pekerja transportasi online berbasis platform digital. Regulasi tersebut bertujuan agar para pekerja memperoleh jaminan kesehatan secara berkelanjutan.

“Selain itu juga memastikan bahwa tidak ada mitra Gojek yang belum mendapatkan perlindungan dasar kesehatan,” kata David.

Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi contoh sinergi antara negara dan sektor swasta dalam mendukung kebijakan pemerintah di bidang jaminan sosial.

Digitalisasi Layanan Kesehatan

Dalam era digital, BPJS Kesehatan juga terus berinovasi untuk memudahkan peserta mengakses layanan kesehatan. David menyebutkan bahwa BPJS Kesehatan telah mengembangkan berbagai kemudahan, salah satunya melalui Aplikasi Mobile JKN.

Aplikasi tersebut memungkinkan peserta mengakses informasi kepesertaan, layanan administrasi, hingga antrean fasilitas kesehatan secara daring. Dengan dukungan teknologi, pengemudi mitra Gojek diharapkan dapat mengelola kepesertaan JKN dengan lebih praktis di tengah kesibukan bekerja.

Komitmen Gojek Melindungi Mitra

Pada kesempatan yang sama, Direktur Operasional Gojek Bambang Adi Wirawan menyampaikan bahwa kolaborasi dengan BPJS Kesehatan sejalan dengan misi perusahaan yang bertumpu pada tiga pilar utama, yakni mendengarkan, melindungi, dan menyelamatkan.

Ia menilai kerja sama ini sebagai langkah strategis untuk menghadirkan rasa aman bagi mitra pengemudi dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Kerja sama ini masuk ke aspek melindungi, dengan kolaborasi bersama BPJS Kesehatan, kami bisa memberikan jaminan kesehatan kepada mitra terbaik kami. Dengan demikian, mereka bisa bekerja dengan lebih tenang, lebih aman, dan lebih nyaman tanpa terganggu oleh kekhawatiran di jalan,” ujar Bambang.

Risiko Kerja dan Pentingnya Jaminan Kesehatan

Bambang menambahkan bahwa kondisi kerja pengemudi yang harus menghadapi hujan, panas, serta berbagai risiko di jalan menjadikan aspek kesehatan sebagai faktor yang sangat krusial. 

Pengemudi transportasi daring berhadapan langsung dengan potensi kecelakaan, kelelahan, hingga risiko penyakit akibat aktivitas luar ruang yang intens.

Menurutnya, kolaborasi dengan BPJS Kesehatan membawa manfaat nyata bagi para mitra Gojek, terutama dalam memberikan rasa aman saat bekerja.

“Kesehatan menjadi hal yang sangat krusial, sehingga kolaborasi ini membawa manfaat dan berkah, terutama bagi para mitra Gojek,” kata Bambang.

Iuran Ditanggung untuk Mitra Berprestasi

Dalam kerja sama ini, Gojek juga memberikan perhatian khusus kepada mitra dengan kinerja terbaik. Bambang menjelaskan bahwa bagi Mitra Juara Gojek atau mitra dengan kinerja terbaik dan berstatus full time, iuran BPJS Kesehatan akan ditanggung setiap bulan oleh perusahaan.

“Tujuannya agar mereka merasa lebih tenang dan tidak khawatir terhadap biaya-biaya yang tidak terduga saat jatuh sakit,” ujarnya.

Kebijakan tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus perlindungan tambahan bagi mitra yang berkontribusi besar terhadap ekosistem Gojek.

Sinergi Negara dan Platform Digital

Kolaborasi BPJS Kesehatan dan Gojek menunjukkan bahwa sinergi antara lembaga negara dan platform digital dapat menjadi solusi nyata dalam memperluas perlindungan sosial. Di tengah perubahan pola kerja akibat digitalisasi, model kerja sama seperti ini dinilai relevan dan adaptif terhadap kebutuhan pekerja masa kini.

Dengan dukungan Program JKN, pengemudi mitra Gojek dan keluarganya diharapkan dapat memperoleh perlindungan kesehatan yang berkelanjutan, sehingga mampu bekerja secara produktif tanpa dibayangi kekhawatiran akan risiko kesehatan. 

Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen bersama dalam membangun sistem perlindungan sosial yang inklusif dan berkeadilan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index